//
baca
Hiburan, like it, Uncategorized

Menulis Di Atas Pasir

Tak terasa tahun sudah berganti, hari ini 1 Januari 2014. sebelumnya saya ucapkan Selamat Tahun Baru tuk pembaca semua,๐Ÿ˜€ …
hari libur (tanggal merah) hujan masih belum berhenti dari semalam penyambutan tahun baru, hha..
tiba-tiba ingin saja membuka file-file lama di PC buntut. Sambil ngantuk klik ini klik itu saya lihat lagi file yg dari jaman awal kuliah, tahun 2003. Entah dulu itu dapat darimana (lupa), tp isi tulisan ini sungguh bermakna.. sebagai renungan kita di awal tahun yg baru ini.
berikut kutipannya,๐Ÿ™‚
pasir_thumb[1]
Menulis Di Atas Pasir
Kisah tentang 2 orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir.
Ditengah perjalanan, mereka bertengkar dan salah seorang tanpa dapat menahan diri menampar temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir :
“HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENAMPAR PIPIKU.”

Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk mandi.
Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang untuk menyejukkan galaunya. Namun, ternyata oasis tersebut cukup dalam sehingga ia nyaris tenggelam, dan diselamatkanlah ia oleh sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu :
“HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENYELAMATKAN NYAWAKU.”

Si penolong yang pernah menampar sahabatnya tersebut bertanya, “Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu menulis di batu?”
Temannya sambil tersenyum menjawab,”Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya diatas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila dalam antara sahabat terjadi sesuatu kebajikan sekecil apa pun, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tetap terkenang tidak hilang tertiup waktu.”

Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda.
Oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan masalah lalu.

Belajarlah menulis diatas pasir teman-teman!๐Ÿ™‚

About wayanbawa

just an ordinary gen..

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: